WELCOME TO OFFICIAL HMJ KIMIA UNESA BLOG
Showing posts with label Sarasehan. Show all posts
Showing posts with label Sarasehan. Show all posts

Thursday, November 3, 2016

SARASEHAN II JURUSAN KIMIA

SARASEHAN II
JURUSAN KIMIA

Sarasehan merupakan suatu wadah untuk menampung aspirasi masyarakat Jurusan Kimia dan ajang tatap muka dengan birokrasi untuk berdiskusi segala sesuatu tentang Jurusan Kimia. Sarasehan II Jurusan Kimia telah dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2016 yang bertempat di gedung C5.01.08. Acara tersebut dimulai pukul 16.00 WIB dan selesai pukul 17.15 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan Kimia, Sekretaris Jurusan Kimia, Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Ketua Prodi Kimia, Ketua Laboratorium Kimia, Bapak dan Ibu dosen Pembina dan beberapa dosen lain serta mahasiswa jurusan Kimia mulai angkatan 2013 sampai 2016.
Acara tersebut berlangsung dengan lancar dengan tema “Meningkatkan Efektivitas Program Jurusan Kimia Fmipa Unesa Dalam Menyiapkan Diri Untuk Bersaing Di Era MEA”. Acara sarasehan II ini dibuka dan diawali sambutan dari Maria Fransisca selaku Ketua Pelaksana, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Suyatno selaku Ketua Jurusan Kimia.
Dan acara intinya yaitu sesi tanya jawab dari mahasiswa. Banyak mahasiswa yang sangat antusias, ditunjukkan dengan banyak sekali pertanyaan yang diajukan terutama oleh mahasiswa baru bahkan juga mahasiswa lama.  “Semua pertanyaan telah terjawab, namun karena terkendala waktu dan tempat maka tidak semua pertannyaan bisa tersampaikan” begitu kata ketua pelaksana saat diwawancarai. Adapun pertanyaan yang disampaikan yaitu :
SESI TANYA JAWAB 1
1.      Bagaimana transparansi UKT dan SPI ? Mengapa buku praktikum berbayar?
Tanggapan :
Buku praktikum berbayar karena birokrasi jurusan kesulitan mencairkan dana dari pusat. Jurusan diminta untuk memotong dana, karena jurusan adalah aliran terakhir dari penerima anggaran. Kebijakan jurusan untuk semester ini, buku praktikum diupload di vi-learning. Dana jurusan dipotong hampir 90 juta sehingga menjadi 50%. Sedangkan biaya yang dibutuhkan jurusan kimia memang lebih banyak, digunakan untuk praktikum.
2.      Apakah untuk mahasiswa yang sudah mau lulus masih ada tanggungan uang bebas lab ?
Uang bebas lab untuk pemeliharaan laboratorium. Uang bebas lab sebesar 50.000 juga digunakan untuk dana Koas.
3.      Mengapa map laporan praktikum berbayar ?
Map berbayar masih diberlakukan hingga saat ini karena memang tidak adanya dana untuk pemeliharaan laboratorium. Dana hasil dari pembayaran map digunakan untuk membantu mensejahterakan koas.
4.      Ketika rapat kerja Dosen, apakah mahasiswa berhak untuk mengikuti ?
Keikutsertaan mahasiswa maupun anggota Himpunan Mahasiswa dalam rapat kerja dosen masih akan didiskusikan kembali dan akan dikonsultasikan ke Dekan.



SESI TANYA JAWAB 2
1.      Mengapa PKM ketuanya harus semester 5 ?
Sebagai estafet, ada penerus. Karena PKM tahun ini didanai pada tahun depan sehingga dari semester 5 bukan semester 7 lagi karena dari semester sudah ada yang mendapatkan mata kuliah metodologi penelitian.
Untuk anggota dari angkatan yang berbeda agar semua mahasiswa pernah merasakan menjadi anggota dan ketua untuk tahun depan.
Mengapa diwajibkan? beda angkatan dan anggota kelompok ditentukan membuat sulit berkoordinasi.
Kelompok dibentuk oleh jurusan dan diwajibkan agar yang mengikuti dan lolos PKM lebih banyak. Keanggotaan PKM dipilih dari angkatan yang berbeda yaitu 3 angkatan agar pembagian kelompok lebih terorganisir dan banyak kelompok yang terbentuk. Seluruh mahasiswa diikutsertakan dalam penulisan PKM agar seluruh mahasiswa pernah merasakan menulis sebuah proposal. Selain itu mahasiswa juga akan mengalami pengalaman lain, tidak hanya dalam perkuliahan. Waktu untuk berkoordinasi juga telah diberikan oleh pihak jurusan pada hari Jum’at pagi.

2.      Untuk siapa kamar mandi dan musholla di lantai 2?
Untuk mahasiswa yang sebelah selatan. Tapi masih tidak dapat digunakan karena saluran buntu, diusahakan ke fakultas untuk dilakukan perbaikan.
Untuk dosen sebelah utara, sementara bisa digunakan mahasiswa.

Demikian sarasehan II kali ini. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sukses. Semoga dengan adanya SARASEHAN ini dapat membawa jurusan kimia lebih baik lagi, semua keluhan dan aspirasi mahasiswa secara langsung ke pihak dosen maupun pembina agar segera mendapatkan tindak lanjut.(Ed)






Thursday, April 21, 2016

SARASEHAN I JURUSAN KIMIA FMIPA UNESA

SARASEHAN I JURUSAN KIMIA FMIPA UNESA

Pada hari selasa tanggal 5 April 2016 alhamdulillah SARASEHAN I terselenggarakan dengan sukses dan lancar. Dengan tema yang di ambil yaitu Meningkatkan pelayanan Jurusan Kimia demi merealisasikan dan mempertahankan sertifikat ISO 9001 FMIPA UNESA. Banyak mahasiswa Kimia yang berpartipasi untuk datang menghadiri acara tersebut. Meskipun di sibukkan dengan praktikum-praktikum sama laporan yang sudah siap sedia menunggu untuk dikerjakan. Tidak hanya mahasiswanya para Dosennya pun sangat antusias dalam acara SARASEHAN I kali ini. Acara SARASEHAN I di buka oleh MC tepat pada pukul 16.00 WIB. Kemudian di lanjutkan dengan sambutan ketua pelaksana dari SARASEHAN I. Lalu sambutan yang kedua dari ketua Jurusan Kimia FMIPA UNESA sendiri bapak Prof.Dr. Suyatno, M.Si.
Masuk pada acara inti yang paling di tunggu-tungu adalah pembacaan angket yang telah di bagikan kepada mahasiswa-mahasiswa jurusan kimia. Pembacaan angket yang pertama adalah Apakah Anda sudah puas dengan sarana prasarana diantaranya  Ruang kelas, Laboratorium, Ruang baca, Kamar mandi, Mushola, Tempat diskusi, dan Perangkat pembelajaran (buku, alat praktikum, LCD-proyektor). Untuk pertanyaan angket yang kedua tentang Apakah Anda sudah puas dengan pelayanan civitas akademik diantaranya Dosen, Staf TU, Staf Ruang Baca, dan Koas. Dengan di sertai penjelasan dari para dosen.



Setelah angket selesai di bacakan maka saatnya sesi pertanyaan. Sesi pertanyaan ini berlangsung sengit. Mahasiswanya sangat antusias sekali dalam sesi tanya jawab ini. Mereka dengan penuh semangat mengajukan pertanyaan mereka dengan lantang.
Sesi 1 Tanya jawab
1.    Bagaimana transparasi ukt sehingga buku praktikum berbayar? Dan kapan pengambilan rutin kotak saran?
2.    Mengapa DPA masih kurang memuaskan?
3.    Bagaimana upaya dari pihak jurusan untuk mengajak mahasiswa mengunjungi ruang baca?
Tanggapan
1.      Nominal ukt tidak semuanya masuk pada jurusan. Pada beberapa periode buku praktikum memang diambil dari uang ukt. Namun tahun lalu setelah biaya buku praktikum dianggarkan uang sulit cair karena terdapat masalah keuangan pada universitas ke pusat. Sehingga tahun ini buku praktikum berbayar karena sulit dianggarkan. Untuk tahun ini anggaran untuk buku praktikum dialihkan untuk hal lain salah satunya program PKM.
Untuk kotak saran, secara periodik minimal 3 bulan dan maksimal 6 bulan kotak saran selalu direkap dan diberikan ke jurusan.
2.      Bimbingan ke DPA 3 kali. Frekuensi pertemuan DPA dan mahasiswa mempengaruhi boring akreditasi prodi. Pihak jurusan sudah menghimbau agar DPA dapat rutin bertemu dengan mahasiswanya. Mahasiswa sendiri perlu mengoptimalkan untuk bimbingan rutin dengan DPA masing-masing.
3.      Untuk ruang baca pihak jurusan setiap tahun sudah mencoba menambah koleksi buku referensinya.
Sesi 2 tanya jawab
1.      Mengenai tempat diskusi, dimana tempat diskusi jurusan? Mahasiswa masih kesulitan mencari tempat diskusi.
2.      Pukul berapa TU buka? Ketika pagi mahasiswa sulit mendapat kertas ulangan padahal butuh untuk kuis dan lain sebagainya.
Tanggapan
1.      Tempat diskusi dapat memanfaatkan tempat-tempat luang. Namun, lebih baik mahasiswa tidak berdiskusi di ruang laboratorium. Rencana tempat diskusi berupa gazebo sudah ada namun belum terealisasi karena masih banyak juga fasilitas jurusan yang harus di perbaiki. Gazebo rencana akan dibangun diantara c5 dan c6.
2.      Jam kerja TU dan semua karyawan adalah jam 8-4 sore.
-          Untuk musholah jurusan, mahasiswa diharapkan memiliki kesadaran agar fasilitas yang ada dimusholah seperti mukenah dll dapat dijaga.
-          Untuk kamar mandi, kamar mandi laki-laki dan perempuan mohon dipisah. Mahasiswa dapat berinisiatif membuat gambar-gambar agar kamar mandi dapat dengan jelas terpisah antara laki-laki dan perempuan.
-          Untuk tempat sampah, mahasiswa diharap dapat menjaga kebersihan dijurusan dan membuang sampah pada tempatnya. Nantinya, akan di rencanakan adanya pemilahan sampah di jurusan kimia.
-          Agar informasi dan program dari jurusan dapat tersampaikan dengan baik, PJ matakuliah dan PK akan di minta nomer yang dapat dihubungi untuk di gabungkan dalam satu grub agar informasi dapat lebih mudah tersampaikan.
-          Program dari fakultas, untuk setiap lantai diusahakan akan diberikan meja, kursi dan stop kontak.
-          Untuk mendukung program eco campus, didalam kelas tidak diperbolehkan makan dan minum

Dan pada pukul 17.30 WIB SARASEHAN I 2016 di tutup. Dan alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan sukses. Semoga dengan adanya SARASEHAN ini dapat membawa jurusan kimia lebih baik lagi sesuai dengan temanya Menigkatkan pelayanan jurusan kimia demi merealisaikan dan mempertahankan sertifikat ISO9001 FMIPA UNESA. Dan sampai bertemu di SARASEHAN II. “KIMIA SATU HATI”

Monday, November 2, 2015

SARASEHAN II JURUSAN KIMIA UNESA

SARASEHAN  II JURUSAN KIMIA

S
arasehan II jurusan Kimia telah dilaksanakan pada hari Rabu,  22 Oktober 2015 yang bertempat di gedung C5.01.08. Acara tersebut dimulai pukul 16.00 WIB dan selesai pukul 17.30 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan Kimia, Sekertaris jurusan kimia, Ketua Laboratorium Kimia, Bapak dan Ibu dosen pembina dan beberapa dosen lain serta mahasiswa jurusan kimia mulai angkatan 2012 sampai 2015. Acara tersebut berlangsung dengan lancar. Acara sarasehan II ini dibuka dan diawali sambutan dari Bapak Suyatno selaku Kajur Kimia, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Rusly Hidayah selaku dosen pembina. Dan acara intinya yaitu sesi tanya jawab dari mahasiswa tentang optimalisasi prestasi akademik dan fasilitas penunjangnya. Banyak mahasiswa yang sangat antusias yang ditunjukkan dengan banyak sekali pertanyaan yang diajukan terutama oleh mahasiswa baru bahkan juga mahasiswa lama. Pertanyaan ini dibuka 2 sesi. Adapun sesi pertama ada 3 pertanyaan yaitu :
1.      Mengapa peluang lolos PKM untuk mahasiswa jurusan Kimia kurang? Apa penyebabnya? Dan dimana letak kesalahannya?
Tanggapan dari Ibu Kusuma selaku Dosen Pembina :  Sebelum diupload PKM nya seharusnya ditinjau kembali. Dan dikonsultasikan dengan dosen pembimbing jauh – jauh hari sebelum deadline penguploadan terakhir. Supaya tau bagian mana yang harus direvisi. Dan setelah PKM tersebut didanai harap segera ditindak lanjuti atau dikerjakan dengan maksimal tahap berikutnya misalnya memuat log book, laporan perkembangan tindak lanjut PKM, dll. Dan segera mengupload nya di SIMLITABMAS. Alasan banyak mahasiswa sering tidak lolos dalam PIMNAS dikarenakan karena mahasiswa kurang rajin atau kurang diupdate dalam mengupload dan terdapat kesalahan mengupload laporan – laporan akhir kemajuan program, logbook, dll. Dan juga disaat monev eksternal masih banyak kekurangan. Sedangkan jika tidak diupload setiap saat perkembangannya, maka nilainya akan dikurangi.
2.      Bagaimana dengan sistem pembelajaran di UNESA?  Bagaimana jika ada dosen yang tidak memberikan ppt nya setelah materi berakhir? Dan bagaimana solusinya?
Tanggapan dari Kajur : Kajur telah mewajibkan untuk semua dosen memberikan perangkat pembelajaran dengan lengkap kepada mahasiswa. Jika masih ada yang belum memberi atau tidak mau memberi harap segera melapor kepada sekertaris jurusan untuk ditagihkan kepada dosen yang bersangkutan.
3.      Bagaimana jika ada mahasiswa yang jarang masuk kuliah melebihi batas. Dan bagaimanakah kebijakan dan solusi dari kampus?
Tanggapan dari Bu Kusuma : Jika kehadiran <75 % tidak boleh mengikuti UAS. Sehingga nilai hanya dapat ditentukan dari partisipasi dan tugasnya. Untuk mahasiswa angkatan 2014 dan 2015 di akhir study ada batas minimal poin SPSA (Sistem Penilaian Studi non Akademik) yang harus dicapai selama menempuh studi S1. Setiap mahasiswa minimal mengumpulkan 400 poin SPSA. Untuk mahasiswa angkatan 2014 hanya diwajibkan 70 % dari 400 poin. Sedangkan untuk mahasiswa angkatan 2015 diwajibkan untuk menempuh 100 % poin (harus mencapai 400 poin). Oleh karena itu diharapkan semua mahasiswa untuk meningkatkan prestasi dari dalam maupun dari luar jurusan. Seperti : mengikuti seminar, olimpiade, PKM, dan kegiatan lain baik di dalam maupun di luar kampus.
Setelah pertanyaan sesi pertama selesai, dilanjutkan pertanyaan sesi kedua yaitu :
1.      Bagaimana solusi untuk mahasiswa semester 5 yang sudah padat jadwal dan harus mendapatkan referensi yang banyak, sementara ruang baca jurusan ditutup jam 3 atau 4 sore?
Tanggapan dari ibu Rusmini selaku koordinator ruang baca : Saran tersebut akan segera dipertimbangkan. Dan koleksi di ruang baca juga sudah dianggarkan untuk segera ditambahi jumlah koleksi bukunya.
2.      Bagaimana prodi non pendidikan kimia bisa bersaing di dunia kerja dan tidak kalah dengan lulusan universitas lain?
Tanggapan dari Ketua Laboratorium : Akreditasi berkaitan tidak hanya dengan prestasi, namun juga alumni. Setelah lulus biasanya untuk bisa bekerja di suatu instansi harus meminta surat akreditasi jurusan. Dan jurusan kita juga sudah berakreditasi ISO yang mana logonya nanti bisa digunakan untuk PKL atau kunjungan – kunjungan industri di perusahaan ataupun instansi. Dan mahasiswa juga harus mempertahankan. Untuk alumni jurusan Kimia Unesa sendiri sudah banyak alumni yang terserap di dunia kerja di perusahaan – perusahaan besar. Oleh karena itu, selain kuliah diharapkan mahasiswa untuk mencari softskill yang lain untuk memiliki ketrampilan di dunia kerja.
3.      Sampah di jurusan kimia diangkut berapa hari sekali? Sementara sampah selalu penuh, padahal praktikum sudah mulai padat?
Tangggapan dari Ketua Laboratorium: Sampah hanya diambil oleh 1 orang dan tidak hanya menghandle di jurusan kimia saja, tetapi juga 1 FMIPA. Oleh karena itu , mahasiswa juga harus turut membantu membersihkan dan menjaga kebersihan lingkungan kimia.
4.      Bagaimana solusinya untuk mushola lantai 1 yang tidak ada untuk mushola mahasiswa?
Tangapan dari kajur : Mushola dan Kamar mandi mahasiswa di lantai 1 masih diusulkan ke fakultas. Karena dulu ada kesalahan teknis dalam pembangunan.
Demikian sarasehan II kali ini. Dengan adanya acara Sarasehan ini merupakan ajang dibukanya kesempatan kepada para mahasiswa untuk menyampaikan keluhan dan aspirasinya secara langsung ke pihak dosen maupun pembina agar segera mendapatkan tindak lanjut.


Tuesday, May 7, 2013

SARASEHAN I


Apa itu BOPTN ? untuk siapakah BOPTN ? dari manakah dana BOPTN ? maraknya wacana tentang BOPTN menarik perhatian kita untuk dijadikan sebagai topik bahasan dalam kegiatan “Sarasehan I”. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan informasi lebih jelas kepada mahasiswa tentang BOPTN.

BOPTN merupakan bantuan biaya dari Pemerintah yang diberikan pada perguruan tinggi negeri untuk mengemban misi keterjangkauan layanan pendidikan tinggi.

Sarasehan I yang dilaksanakan di C3.01.03,dengan topik BOPTN diikuti oleh mahasiswa jurusan kimia sebagai perserta sarasehan serta para dosen sebagai narasumber. Acara yang dilakukan setiap enam bulan yaitu dimulai tepat pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB. Pembukaan diisi dengan sambutan dari ketua pelaksana, Andika Pramudya W dan Ketua Jurusan Kimia, Bapak Suyatno.


Prof. Dr. Suyatno, M.Si (Ketua Jurusan Kimia FMIPA Unesa)



Pada Sarasehan I Himawa-J Kimia 2013 terdapat sesi sharing dan tanya jawab. Sesi ini terbagi menjadi 2 sesi yaitu sesi I dan sesi II. Para peserta sarasehan antusias dan aktif dalam bertanya perihal BOPTN pada sesi I, meskipun dana BOPTN nanti hanya diperuntukkan untuk mahasiswa  angkatan 2013. Dan pada sesi II juga terdapat beberapa pertanyaan lain diluar topik BOPTN namun masih seputar jurusan Kimia.

Peserta Sarasehan I

Bapak Ibu Dosen Kimia FMIPA Unesa

Berikut hasil dari Sarasehan I: 

Sesi Tanya jawab Mahasiswa-Dosen:

1. (Amrul 2011) Mengenai kejelasan turunnya BOPTN, Apakah sudah turun?

Bapak Suyatno:
Jurusan belum mengetahui kapan turunnya BOPTN lebih jelasnya. Tapi dari pihak jurusan akan mengupayakan seawal mungkin agar BOPTN segera turun. BOPTN Berupaya untuk membantu untuk meningkatkan kualitas PTN dengan BOPTN. Akan tetapi terlebih dahulu meminta setiap PTN untuk memberitahukan UKT (Uang Kuliah Tunggal)
Untuk UNESA-jurusan kimia Unit cost- per mahasiswa 7.8 juta per semester untuk mahasiswa pend, kalau murni 9 juta/semester. 
- Pendidikan kimia @mahasiswa yaitu 7,8 juta/ semester dengan kualitas yang bagus
- Kimia murni @mahasiswa yaitu 9 juta/semester 
Dari unit cost yang sudah dirancang maka telah diusulkan UKT/semester maka kekurangannya ditambah oleh pemerintah melalui BOPTN. BOPTN berlaku untuk mahasiswa angkatan 2013.

5 kategori UKTuntuk mahasiswa pendidikan kimia Unesa :
1. Yang harus dibayar mahasiswa kemitraan → 4,32 juta/ semester
2. Yang harus dibayar mahasiswa SPMB II → 3,51 juta/ semester
3. Yang harus dibayar mahasiswa SPMB I → 2,7 juta/semester
4. Yang harus dibayar mahasiswa Regular → 2,29 juta/semester
5. Tidak membayar sama sekali untuk mahasiswa bidikmisi

5 kategori UKT untuk mahasiswa kimia murni Unesa:
1. Yang harus dibayar mahasiswa kemitraan →4,8 juta/semester
2. yang harus dibayar mahasiswa SPMB II →3,9 juta/semester
3. yang harus dibayar mahasiswa SPMB I → 3,2 juta/semester
4. yang harus dibayar mahasiswa Regular → 2,5 juta/semester
5. tidak memabayar sama sekali untuk mahasiswa bidik misi

2. (Amrul 2011) Bagaimana pengarunya dengan BPKP?
BPKP sudah termasuk dalam UKT.

3. (Amrul 2011) bagaiman mekanisme turunnya dana BOPTN?
Uang yang turun dari pemerintah akan turun lebih dahulu pada universitas, ditingkat universitas dana akan dipotong oleh universitas sesuai dengan kebutuhan universitas dan kemudian diturunkan pada tingkat fakultas yang akan dipotong dana-dana yang dibutuhkan oleh fakultas dan nantinya akan diturunkan pada tingkat jurusan jika ada sisa

4. (Veni 2011) Apa pengaruhnya BOPTN terhadap anak bidik misi? 
Tidak ada hubungannya =kategori nol

Bu Dian
Tiap universitas memiliki tim pengembang untuk menyusun unit cost. 
Unit cost yg digunakan pemerintah adalah biaya operasional dari universitas berlaku untuk mahasiswa 2013. Untuk mahasiswa lama tetap dengan pembayaran seperti dahulu. 
Unesa belum menentukan UKT. Unesa menguslkan 5 kategori ukt.
Biaya wisuda juga dihitung tiap tahunannya. Untuk kejelasan , BOPTN Belum turun di jurusan.

Bu Nunik :
Kami masih meraba-raba tentang BOPTN. 
Apakah unit cost- anda sudah paham?
Kalau membayar secara ideal biaya yang dibutuhkan oleh tiap mahasiswa dalam satu semesternya untuk murni 9 juta membayar 2.7 juta sesuai dengan UKT, dan sisanya ditanggung BOPTN. UNTUK PENDIDIKAN 7,8 JUTA. Mahasiswa hanya membayar 2.7 juta. 
Untuk mahsiswa bidik misi dinolkan tidak ikut memebyar UKT. Untuk tiap univ UKT BERBEDA. (sesuai dengan UKT yang diusulkan oleh jurusan) Didalam UKT sudah terdapat biaya SPP, BPKP, dan SDP yang diakumulasikan selama 8 semester dan dibagikan terhadap tiap semester sehingga diketahui biaya UKT yang harus dibayarrkan tiap semesternya


4. Bahrul Ulum: terkait pengkaderan, apakah untuk pengkaderan biayanya juga disisipkan dari BOPTN?


Bapak Suyatno:
Bisa diliat di slide ppt. point 6 kegiatan kemahasiswaan 

Pak Rusli
sudah ada unit cost.nya sendiri untuk LKMMTD dan PKKMB. 

Bu Dian: 
boptn juga dipotong untuk LPPM. Uang BOPTN turun dari Jakarta kepada univ ke fakultas- jurusan. 

5. (Fajar 2010) : Saya mengapresiasi kepada jurusan Kimia karena kinerjanya sangat bagus dibanding tahun lalu. Diliat dari kepengurusan LAB, dan bila dibandingkan dengan univ lain yang BELUM ADA PELATIHAN PKL sedangkan Unesa sudah ada. Sehingga banyak dari mahasiswa yang sudah mendapat tempat untuk PKL dibandingkan dengan mahasiswa kimia dari universitas lain.

Kesimpulan:
BOPTN merupakan bantuan yang masuk pada universitas mengingat biaya yang seharusnya dibayarkan mahasiswa tiap semesternya untuk prodi murni adalah 9 juta dan pendidikan adalah 7,8 juta. Dengan adanya sistim pembayaran yang baru dengan UKT maka jurusan memberikan kebijakan dengan membebankan biaya UKT untuk tiap semesternya bagi mahasiswa:
Jalur / Program Studi S1-Pendidikan Kimia S1-Kimia
Kemitraan Mandiri 4.320.000 4.800.000
SPMB II 3.510.000 3.900.000
SPMB I 2.700.000 3.200.000
Regular 2.290.000 2.500.000
Bidik Misi Gratis Gratis

Biaya yang dibebankan pada mahasiswa tersebut sudah termasuk SPP, SDP dan BPKP. BOPTN yang diturunkan pada perguruan tinggi negeri menyebabkan biaya yang awalnya mencapai 9.000.000 bagi mahasiswa S1-Kimia dan 7.800.000 bagi mahasiswa S1-Pendidikan Kimia berkurang mencapai tabel usulan dari jurusan diatas. Untuk sistematis jalannya dana BOPTN jurusan masih belum tahu namun dapat diperkirakan bahwa uang akan turun terlebih dahulu pada universitas yang kemudian akan dipotong dengan biaya yang dibutuhkan oleh universitas kemudian turun ketingkat fakultas yang akan kembali dipotong untuk kepentingan fakultas dan sisanya yang akan diturunkan pada tingkat jurusan atau prodi.
-z






Wednesday, May 9, 2012

SARASEHAN


Sarasehan merupakan suatu dialog yang dilakukan dua kali dalam satu periode sekaligus merupakan suatu bentuk bahwa Himawa-J Kimia FMIPA Unesa ada adalah untuk mensejahterakan mahasiswa kimia. Sarasehan menjadi acara yang merupakan penyaluran aspirasi dari mahasiswa jurusan kimia Unesa kepada para pihak terkait ditingkat jurusan yang akan mengundang Ketua Jurusan Kimia FMIPA Unesa beserta jajarannya yang terkait pada bentuk aspirasi yang diangkat. Suatu bentuk pemerjuangan atas aspirasi mahasiswa juga merupakan hasil dari Sarasehan yang dapat dilanjutkan untuk selanjutnya aspirasi mahasiswa ini juga disampaikan oleh Organisasi Kemahasiswaan ditingkat Fakultas ataupun Universitas. Tata laksana Sarasehan melalui pengangkatan atas kabar yang beredar di masyarakat kimia yang hal tersebut memberikan pengaruh terhadap masyarakat, berdasarkan kabar yang ada tersebut dilakukan penjaringan aspirasi dengan menggunakan angket yang selanjutnya diambil suatu hasil dari angket yang disebar tersebut. Pemfasilitasan yang dilakukan memberikan tempat dan waktu bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya pada pihak terkait berdasarkan hasil angket yang telah disebar. Hasil dari pembahasan yang dilakukan kembali disebarkan kepada masyarakat demi keberlangsungannya informasi yang didapat.
“Demi kejelasan informasi serta keberlangsungannya kesejahteraan mahasiswa kimia, sampaikan aspirasi anda pada kami”